Studi Penafsiran Tasbih Alam Semesta Dalam Tafsir Mafâtîh Al-Ghaib/Interpretation Study Of Universe Tasbih In Mafâtîh Al-Ghaib

Rohman, Abdur (2020) Studi Penafsiran Tasbih Alam Semesta Dalam Tafsir Mafâtîh Al-Ghaib/Interpretation Study Of Universe Tasbih In Mafâtîh Al-Ghaib. Al Karima: Jurnal Studi Ilmu Al Quran Dan Tafsir, 02 (01). pp. 30-37. ISSN P-ISSN: 2549-3035, E-ISSN: 2829-3703

[thumbnail of Artikel ini merupakan pengembangan dari skripsi dengan judul yang sama yang telah diunggah sebelumnya pada repositori STIQ Isy Karima.] Text (Artikel ini merupakan pengembangan dari skripsi dengan judul yang sama yang telah diunggah sebelumnya pada repositori STIQ Isy Karima.)
Jurnal Abdur Rohman.pdf - Published Version

Download (403kB)

Abstract

Penyebutan kata tasbih terdapat di banyak tempat dalam Al-Qur`an. Tidak ada sesuatu yang
diulang dalam Al-Qur`an melainkan hal tersebut mempunyai kedudukan yang tinggi dan
agar dijadikan perhatian oleh pembacanya. Al-Qur`an menyebutkan bahwa tidak hanya
manusia saja sebagai khalifah di bumi yang bertasbih. Akan tetapi alam semesta beserta seluruh
isinya juga bertasbih kepada Allah Ta’âla.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penafsiran terhadap ayat-ayat yang membicarakan
tasbih alam semesta dalam tafsir Mafâtîh al-Ghaib dan metode penafsiran yang dipakai oleh
penulisnya.
Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan maudhû’i (tematik) dengan
jenis penelitian kepustakaan (library research). Diawali dengan menetapkan tema yang
akan dibahas, menghimpun ayat-ayat yang berkaitan dengan tema, menganalisa masing-masing ayat
secara menyeluruh dengan fokus kajian terhadap sumber yang telah ditentukan.
Hasil analisa dari penelitian ini diketahui bahwa dalam tafsir Mafâtîh al-Ghaib dijelaskan
makhluk mukallaf bertasbih kepada Allah dengan dua cara: Pertama dengan ucapan (lisân
al-maqâl). Kedua, dengan perbuatannya (lisân al-hâl) yang menunjukkan pengesaan kepada
Allah, memuliakan dan mensucikan-Nya. Adapun tasbih makhluk yang ghairu mukallaf seperti
hewan, tumbuhan, dan benda-benda mati, maka tasbihnya dilakukan dengan lisân al-hâl.
Sedangkan metode yang dipakai dalam penafsiran terhadap ayat-ayat tasbih alam semesta
antara lain: memperhatikan hubungan (munâsabah) antar ayat, susunan dan pemilihan kata
dalam ayat, pemaparan pendapat yang berseberangan secara detail untuk kemudian dibantah,
dan penafsiran didominasi ra`yu penulis.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: Tasbih Alam Semesta, Tafsir Mafâtîh Al-Ghaib
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Humaniora > S1 - Ilmu Al-Qur`an dan Tafsir
Depositing User: S.I.P Joko Riyanto
Date Deposited: 26 Jul 2026 02:09
Last Modified: 26 Jul 2026 02:09
URI: https://repositori.stiqisykarima.ac.id/id/eprint/237

Actions (login required)

View Item
View Item