Penafsiran Ayat-Ayat Isti`Dzan Dalam Tafsir Ibnu Katsir

Mardlotillah, Mahmudah (2019) Penafsiran Ayat-Ayat Isti`Dzan Dalam Tafsir Ibnu Katsir. Diploma thesis, STIQ Isy Karima.

[thumbnail of 1. Cover.pdf] Text
1. Cover.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of 2. BAB I.pdf] Text
2. BAB I.pdf

Download (500kB)
[thumbnail of 3. BAB II.pdf] Text
3. BAB II.pdf

Download (555kB)
[thumbnail of 4. BAB III.pdf] Text
4. BAB III.pdf

Download (677kB)
[thumbnail of 5. BAB IV.pdf] Text
5. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (641kB) | Request a copy
[thumbnail of 6. BAB V.pdf] Text
6. BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (209kB) | Request a copy
[thumbnail of 7. Daftar Pustaka.pdf] Text
7. Daftar Pustaka.pdf

Download (132kB)

Abstract

Salah satu adab yang mulai ditinggalkan dan dianggap remeh oleh sebagian
manusia yaitu adalah meminta izin, padahal adab ini sangat penting sekali dan
besar manfaatnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui maksud dari
Penafsiran ayat-ayat Istidzan dalam al-Qur`ân, dan bagaimana penafsiran Ibnu
„Katsir pada ayat-ayat Isti`dzân tersebut. Penulis sengaja memilih tafsir Ibnu
Katsir karena merupakan kitab penting dan agung yang pernah ditulis dalam
menafsirkan al-Qur`ân, tafsir paling banyak diterima dan tersebar ditengah umat
ini.
Penulis memilih metode penelitian kepustakaan (library research), karena jenis
penelitian ini sesuai dengan topik permasalahan yang penulis kaji yaitu studi
penafsiran ayat-ayat yang berkaitan tentang meminta izin dalam al-Qur`ân
menurut Tafsir Ibnu Katsir. Penulis menggunakan jenis penelitian ini karena
sepenuhnya menggunakan sumber-sumber data dari buku.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penafsiran Imam Ibnu Katsir dalam
memaknai lafadz isti`dzân sesuai dengan konteks dan obyek yang disandari lafadz
isti`dzân. Ketika lafadz isti`dzân disandarkan kepada orang beriman maka
maknanya adalah sifat positif yang menganjarkan tentang etika yang baik utuk
meminta izin kepada orang lain berkaitan tentang hak dan wewenangnya,
sedangkan jika lafadz isti`dzân disandarkan kepada orang-orang munafik maka
maknanya adalah sikaf negatif yang menjelaskan tentang watak dan sikap mereka
yang sebenarnya, contohnya saat diperintahkan untuk berangkat jihad maka
mereka akan selalu meminta izin untuk tidak ikut berjihad dengan berbagai alasan yang bukan syar'i.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Ayat-ayat isti`dzân, Tafsir Ibnu Katsir
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Humaniora > S1 - Ilmu Al-Qur`an dan Tafsir
Depositing User: S.I.P Joko Riyanto
Date Deposited: 04 Aug 2026 02:27
Last Modified: 04 Aug 2026 02:27
URI: https://repositori.stiqisykarima.ac.id/id/eprint/261

Actions (login required)

View Item
View Item