Studi Penafsiran Lafadz Ifk Dalam Tafsir Asy-Sya’rawi

Syahidah, Farisah Umni (2019) Studi Penafsiran Lafadz Ifk Dalam Tafsir Asy-Sya’rawi. Diploma thesis, STIQ Isy Karima.

[thumbnail of 1. Cover.pdf] Text
1. Cover.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of 2. BAB I.pdf] Text
2. BAB I.pdf

Download (182kB)
[thumbnail of 3. BAB II.pdf] Text
3. BAB II.pdf

Download (211kB)
[thumbnail of 4. BAB III.pdf] Text
4. BAB III.pdf

Download (309kB)
[thumbnail of 5. BAB IV.pdf] Text
5. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (249kB) | Request a copy
[thumbnail of 6. BAB V.pdf] Text
6. BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (87kB) | Request a copy
[thumbnail of 7. Daftar Pustaka.pdf] Text
7. Daftar Pustaka.pdf

Download (105kB)

Abstract

Lafadz ifk dalam al-Qur’an dapat diidentifikasikan sebagai berita bohong.
Lafadz ifk dan berbagai bentuk derivasinya disebutkan sebanyak 30 kali dalam alQur’ân Pada era saat ini dengan kemajuan teknologi menjadi semakin maraknya
fenomena penyebaran berita bohong. Maka penggalian ayat-ayat yang berkaitan
dengan penyebaran berita bohong dalam al-Qur’ân penting dilakukan agar dapat
diambil sikap yang sesuai dengan al-Qur’ân dalam menghadapi fenomena berita
bohong pada zaman sekarang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui makna
lafadz ifk dan etika menyikapi suatu berita dalam Tafsîr asy-Sya’râwî.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode maudhu’i
(tematik), yaitu dengan mengumpulkan ayat-ayat yang di dalamnya terdapat
lafadz ifk, kemudian memaparkan dan mengklasifikasikan makna ayat-ayat
tersebut menurut penafsiran asy-Sya’rawi. Selanjutnya peneliti menganalisa
penafsiran ayat-ayat tersebut dan mengaitkannya dengan kitab-kitab dan rujukan
pendukung.
Peneliti mengklasifikasikan makna lafadz ifk dalam Tafsîr asy-Sya’râwî
berdasarkan bentuk derivasinya, makna-makna tersebut yaitu membalikkan fakta
atau kenyataan, berpaling, bohong yang disengaja, perbuatan bohong yang paling
jelek, kaum Nabi Luth (kaum yang dibalikkan). Dari penafsiran asy-Sya’râwî
pada lafadz ifk peneliti dapat mengambil beberapa sikap yang dapat digunakan
untuk menghindari berita bohong, yaitu menerima dan menyampaikan berita yang
sudah jelas kebenarannya, menahan diri dan menjaga lisan sebelum
menyampaikan berita agar terhindar dari kebohongan, menyampaikan sesuai fakta
atau kenyataan serta menjauhi prasangka, dan mengedukasi umat islam.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Lafadz, Ifk, Tafsîr asy-Sya’râwî
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Humaniora > S1 - Ilmu Al-Qur`an dan Tafsir
Depositing User: S.I.P Joko Riyanto
Date Deposited: 11 Aug 2026 02:35
Last Modified: 11 Aug 2026 02:35
URI: https://repositori.stiqisykarima.ac.id/id/eprint/266

Actions (login required)

View Item
View Item