Telaah Ayat-Ayat Tentang Abû Bakar Ash-Shiddîq Dalam Al-Qur`An Menurut Tafsir Al-Misbah/Research About Abu Bakar Ash-Shiddiq Related Verses In The Al-Qur’an According To Tafseer Al-Misbah

Yaqin, Muhammad Ainul (2020) Telaah Ayat-Ayat Tentang Abû Bakar Ash-Shiddîq Dalam Al-Qur`An Menurut Tafsir Al-Misbah/Research About Abu Bakar Ash-Shiddiq Related Verses In The Al-Qur’an According To Tafseer Al-Misbah. Al Karima: Jurnal Studi Ilmu Al Quran Dan Tafsir, 4 (1). pp. 35-54. ISSN P-ISSN: 2549-3035, E-ISSN: 2829-3703

[thumbnail of Artikel ini merupakan pengembangan dari skripsi dengan judul yang sama yang telah diunggah sebelumnya pada repositori STIQ Isy Karima.] Text (Artikel ini merupakan pengembangan dari skripsi dengan judul yang sama yang telah diunggah sebelumnya pada repositori STIQ Isy Karima.)
Jurnal Muhammad Ainul Yaqin.pdf - Published Version

Download (482kB)

Abstract

Generasi terbaik adalah generasi para sahabat. Abû Bakar Ash-Shiddîq merupakan salah satu
sahabat terbaik di antara sahabat yang lain. Dengan sifat yang mulia, walaupun namanya tidak
tercantum dalam Al-Qur`an, ada 16 tema dalam Al-Qur`an turun berkenaan dengan Abû Bakar Ash-Shiddîq.
Kajian fokus pada telaah ayat-ayat tentang Abû Bakar Ash-Shiddîq dalam
Al-Qur`an menurut tafsir Al-Misbah karya M. Quraish Shihab yang merupakan salah satu tafsir nusantara
yang bercorak kemaysarakatan. Penelitian ini berbasis kajian kepustakaan
(library research) dengan pendekatan maudhu’i (tematik). Hasil kajian ini menunjukkan
bahwa penafsiran atas ayat-ayat tentang Abû Bakar Ash-Shiddîq dalam Tafsir Al-Mibah
karya M. Quraish Shihab telah dilakukan dengan metode tahlili secara sistematis, namun ada
aspek tertentu yang terlewatkan dalam beberapa hal berikut: a) Asbabu An-Nuzul termasuk,
yaitu pada Surat Âli ‘Imron ayat 159, Âli ‘Imron ayat 186, Al-Hijr 47, Al-Ahzab ayat 43, ArRahman ayat 46,
At-Tahrim ayat 4, serta Al-Lail ayat 5—16; b) Penguatan penafsiran dengan
hadits dan sirah, yaitu pada surat Al-Anfâl ayat 67—68; c) Syariat Islam, yaitu pada rincian
pembagian ghanimah. Hal yang unggul dalam penafsiran ini adalah pembahasan tentang
munasabat yang terangkum dalam 6 macam munasabat. Penafsiran M. Quraish Shihab ini
data disimpulkan sejalan dengan penafsiran Ulama’ Ahlu As-Sunnah wa Al-Jama’ah, tidak
ditemukan hal-hal yang menunjukkan bahwa penafsiran M. Quraish Shihab condong kepada
pemikiran sekte syiah. Penelitian ini juga menyimpulkan adapun pesan moral yang dapat
sosok Abû Bakar Ash-Shiddîq, yaitu ketakwaan, menjadi sahabat yang baik, kedermawanan,
keberanian, pemaaf, tobat, tawakal, dan menjaga lisan.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: ayat-ayat tentang Abû Bakar Ash-Shiddîq, tafsir Al-Misbah, M. Quraish Shihab.
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Humaniora > S1 - Ilmu Al-Qur`an dan Tafsir
Depositing User: S.I.P Joko Riyanto
Date Deposited: 12 Aug 2026 06:42
Last Modified: 12 Aug 2026 06:42
URI: https://repositori.stiqisykarima.ac.id/id/eprint/278

Actions (login required)

View Item
View Item