Metodologi Penafsiran KH. Bisri Musthofa Terhadap Surat Yasin Dalam Kitab Tafsir al-Ibriz

Nisa’, Endah Khoirun (2020) Metodologi Penafsiran KH. Bisri Musthofa Terhadap Surat Yasin Dalam Kitab Tafsir al-Ibriz. Diploma thesis, STIQ Isy Karima.

[thumbnail of 1. Cover.pdf] Text
1. Cover.pdf

Download (3MB)
[thumbnail of 2. BAB I.pdf] Text
2. BAB I.pdf

Download (555kB)
[thumbnail of 3. BAB II.pdf] Text
3. BAB II.pdf

Download (566kB)
[thumbnail of 4. BAB III.pdf] Text
4. BAB III.pdf

Download (843kB)
[thumbnail of 5. BAB IV.pdf] Text
5. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (775kB) | Request a copy
[thumbnail of 6. BAB V.pdf] Text
6. BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (354kB) | Request a copy
[thumbnail of 7. Daftar Pustaka.pdf] Text
7. Daftar Pustaka.pdf

Download (381kB)

Abstract

Menafsirkan Al-Qur’an berarti upaya untuk menjelaskan dan
mengungkapkan maksud dan kandungan Al-Qur’an. Karena objek tafsir adalah
Al-Qur’an yang merupakan sumber pertama ajaran Islam sekaligus petunjuk
bagi manusia, maka penafsiran merupakan suatu keharusan. Kitab Tafsir al-Ibriz
ini dikarang oleh salah satu ulama tradisional Muslim khalaf (kekinian) yang
bernama KH. Bisri Musthofa. Selain itu, jika kitab-kitab tafsir di pesantren
menggunakan bahasa Arab, maka kitab tafsir ini justru ditulis menggunakan
bahasa Jawa Pegon, sehingga tafsir ini dapat dibaca dan di pahami oleh hampir
seluruh komunitas Muslim lokal, termasuk dari kalangan bawah.
Penelitian ini termasuk dalam penelitian kualitatif dengan menggunakan
metode penelitian pustaka (library research). Sumber primer adalah Tafsir alIbriz karya KH. Bisri Musthofa.
Sedangkan sumber sekunder adalah sumber
yang masih terkait dan relevan dengan objek kajian bisa berupa buku-buku,
artikel maupun media lain yang mendukung dan secara tidak langsung berkaitan
dengan tema. Teknik pengumpulan data yang digunakan yakni dokumentasi dan
teknik analisa data yang digunakan yakni Maudhu;i Tahlili (Tematik Analisis).
Dari penelitian ini penulis menyimpulkan pembahasan tentang metodologi
penafsiran KH. Bisri Musthofa terhadap surat Yasin dalam Tafsir al-Ibriz yakni
sistematika penyajian tafsir yang runtut, bentuk penyajian tafsir yang global,
gaya bahasa penulisan popular, sifat mufassir yang individual, metode
penafsiran yakni ijmali, pendekatan penafsiran yakni tekstual dan corak adabi
ijtima’i, corak sastra, corak falsafi, corak ‘ilmi dan corak fiqh tetapi yang
mendominasi adabi ijtima’i. Kontekstualisasi penafsiran KH. Bisri Musthofa
terhadap surat Yasin dalam Tafsir al-Ibriz adalah penggunaan bahasa Jawa yang
jarang dipakai, penggunaan istilah-istilah khas orang Jawa, tanbih yang terdapat
dalam penafsiran beliau lebih banyak membahas qiro’at dan lafadz, catatan
penting yang tidak perlu dibahas tetapi dapat menambah wawasan serta
informasi (muhimmah), orang awam lebih cocok belajar tafsir yang sifatnya
ijmali, kondisi masyarakat zaman dahulu dan zaman sekarang (millenial),
penciptaan manusia dan masih banyak lagi.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Metode Penafsiran, Corak Penafsiran, Tafsir al-Ibriz, Surat Yasin
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Humaniora > S1 - Ilmu Al-Qur`an dan Tafsir
Depositing User: S.I.P Joko Riyanto
Date Deposited: 13 Aug 2026 04:35
Last Modified: 13 Aug 2026 04:35
URI: https://repositori.stiqisykarima.ac.id/id/eprint/289

Actions (login required)

View Item
View Item