‘Ijaazunnaasiyah (Dalam Perspesktif Tasiilul ‘Ijaazul ‘Ilmi Fiil Qur’an Wassunnah)/‘Ijaazunnaasiyah (In Tasiilul's Perspesktive ‘Ijaazul ‘Ilmi Fiil Qur'an Wassunnah)

Rismawati, Fitria Ningrum (2020) ‘Ijaazunnaasiyah (Dalam Perspesktif Tasiilul ‘Ijaazul ‘Ilmi Fiil Qur’an Wassunnah)/‘Ijaazunnaasiyah (In Tasiilul's Perspesktive ‘Ijaazul ‘Ilmi Fiil Qur'an Wassunnah). Al Karima: Jurnal Studi Ilmu Al Quran Dan Tafsir, 4 (2). pp. 32-45. ISSN P-ISSN: 2549-3035, E-ISSN: 2829-3703

[thumbnail of Artikel ini merupakan pengembangan dari skripsi dengan judul yang sama yang telah diunggah sebelumnya pada repositori STIQ Isy Karima.] Text (Artikel ini merupakan pengembangan dari skripsi dengan judul yang sama yang telah diunggah sebelumnya pada repositori STIQ Isy Karima.)
Jurnal Fitria Ningrum Rismawati.pdf - Published Version

Download (855kB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh sebuah studi kasus dari ditemukannya kasus pornografi
yang mengakibatkan rusaknya otak manusia bagian PFC (Pre Frontal Cortex).
Jika difoto melalui alat Magnetic Resonance Imagine (MRI), otak yang rusak akibat pornografi
memperlihatkan hasil mengalami kerusakan pada lima bagian otak dan merusak moral manusia
yang berdampak pada dekadensi moral, diantaranya orang kehilangan pekerjaan, perkawinan,
produktivitas, dan harga diri mereka. Bagian PFC ini memiliki fungsi seperti pemimpin,
ia tempat berkonsentrasi, memahami benar dan salah, karena ia tempatnya akal manusia yang membedakan dirinya dengan hewan.
‘Abdul Majid bin Azzindaani merenungi sebuah
ayat tentang naasiyah. Penelitian ayat ini dilakukan selama lebih dari 10 tahun dengan menelaah kitab-kitab tafsir.
Maka ditemukanlah jawaban di sana, yaitu bahwa yang dimaksud bukan ubun-ubun (naasiyah) yang berbohong, yang dimaksud adalah bermakna kiasan. Karena ubun-ubun terletak di bagian depan dari kepala, digambarkan sebagai pendusta, sementara
yang dimaksud dari pendusta adalah orang tersebut. Maka tujuan dari penelitian ini adalah
untuk mengetahui makna naasiyah (Otak bagian Pre Frontal Cortex),
untuk mengetahui penyebab kerusakan naasiyah (Otak bagian Pre Frontal Cortex), untuk mengetahui keajaiban
naasiyah (Otak bagian Pre Frontal Cortex) menurut Azzindaani. Jenis penelitian ini adalah
penelitian kualitatif yaitu penelitian yang menghasilkan data deskriptif yang bersumber dari
dokumen-dokumen terkait berupa tulisan ataupun hasil karya dari sumber yang diamati.
Penelitian ini juga termaksud berupa dokumentasi library yang datanya bersumber dari kepustakaan.
Maka hasil penelitian ini menjelaskan bahwa naasiyah sebagai pusat kendali pada
manusia maupun hewan. Dari sinilah naasiyah adalah keajaiban otak, bagi manusia maupun hewan.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: ‘Ijaaz, Naasiyah, Azzindaani
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Humaniora > S1 - Ilmu Al-Qur`an dan Tafsir
Depositing User: S.I.P Joko Riyanto
Date Deposited: 15 Aug 2026 03:59
Last Modified: 15 Aug 2026 03:59
URI: https://repositori.stiqisykarima.ac.id/id/eprint/295

Actions (login required)

View Item
View Item