Ridho, Muhammad Mukharom and Fatimah, Hanna (2021) Konsep Taubat Pada Ayat–Ayat Hudud Dalam Kitab Tafsir Al-Mishbah/The Concept Of Repentance In Hudud Verses In The Tafsir Al-Mishbah. Al Karima: Jurnal Studi Ilmu Al Quran Dan Tafsir, 5 (2). pp. 17-29. ISSN P-ISSN: 2549-3035, E-ISSN: 2829-3703
Jurnal Hanna Fatimah.pdf - Published Version
Download (484kB)
Abstract
Penelitian ini di latar belakangi karena masih jarangnya pembahasan mengenai konsep taubat
tersebut dalam tema yang khusus yaitu, tema hudud. Kemudian sebab lainnya yaitu, karena
masih banyak orang-orang yang ingin bertaubat atas dosa dan kesalahan yang melanggar
hudud tersebut namun dia tidak mengetahui bagaimana cara bertaubat atas dosa-dosanya.
Dengan demikian, penting kiranya bagi umat muslim untuk mengetahui hakikat konsep
taubat dalam ayat-ayat hudud tersebut, sehingga diharapkan agar menjadi sarana dalam
proses perbaikan diri menjadi hamba yang senantiasa lurus di atas petunjuk-Nya. Kemudian
diharapkan pula penelitian ini menjadi sarana untuk mengubah stigma buruk masyarakat
terhadap salah satu perintah Allah yaitu, hukum hudud. Yang mana mayoritas masyarakat
menganggap pelaksanaan hukum hudud mereka anggap sebagai kekejaman serta tidak
manusiawi.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kepustakaan (library research)
dengan pendekatan maudlu’i (tematik). Dalam mengumpulkan ayat-ayat dengan tema hudud,
penulis merujuk pada kitab Minhajul Muslim karya Abu Bakar Jabir Al-Jazairi, kemudian
setelah mengumpulkan ayat-ayat mengenai hudud, lalu memaparkan tafsir dari ayat-ayat
hudud tersebut sebagaimana yang disebutkan oleh Quraish Shihab dalam kitab tafsirnya,
selanjutnya menganalisa ayat-ayat yang didalamnya membahas mengenai konsep taubat
beserta implementasinya.
Hasil penelitian yang di dapat menjelaskan bahwa, inti konsep taubat yang terkandung
dalam ayat-ayat hudud tersebut adalah syarat-syarat dari taubat itu sendiri. Dengan
demikian penelitian ini mengukuhkan pemaparan ulama mengenai syarat-syarat taubat
dalam karya mereka, yang tentunya merujuk pada Al-Quran dan Al-Hadits. Kemudian pada
sisi implementasi, peneliti menyimpulkan bahwa implementasi dari konsep taubat yakni
penerapan terhadap 4 syarat dalam bertaubat sebagaimana yang telah dipaparkan dalam
poin konsep taubat sebelumnya. Dan terdapat penjelasan bahwa seseorang memiliki tanda
bahwa ia bersungguh-sungguh dalam mengimplementasikan taubat, Kemudian, terdapat pula
pembahasan mengenai eksistensi dari hukum hudud tersebut, yakni sebagai bentuk ta’dib
dan tarbiyyah (pendisiplinan dan pendidikan), bukan kekejaman ataupun balas dendam dari
Allah.
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Taubat, Hudud, Tafsir Al- Misbah |
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Humaniora > S1 - Ilmu Al-Qur`an dan Tafsir |
| Depositing User: | S.I.P Joko Riyanto |
| Date Deposited: | 22 Aug 2026 02:15 |
| Last Modified: | 22 Aug 2026 02:15 |
| URI: | https://repositori.stiqisykarima.ac.id/id/eprint/308 |
