Studi Komparasi Penafsiran Henry Shalahuddin Dan Musdah Mulia Terhadap Ayat-Ayat Kesetaraan Gender/Comparative Study Of The Interpretation Of Henry Shalahuddin And Musdah Mulia On Gender Equality Scriptures

Latifah, Sana (2021) Studi Komparasi Penafsiran Henry Shalahuddin Dan Musdah Mulia Terhadap Ayat-Ayat Kesetaraan Gender/Comparative Study Of The Interpretation Of Henry Shalahuddin And Musdah Mulia On Gender Equality Scriptures. Al Karima: Jurnal Studi Ilmu Al Quran Dan Tafsir, 5 (2). pp. 75-88. ISSN P-ISSN: 2549-3035, E-ISSN: 2829-3703

[thumbnail of Artikel ini merupakan pengembangan dari skripsi dengan judul yang sama yang telah diunggah sebelumnya pada repositori STIQ Isy Karima.] Text (Artikel ini merupakan pengembangan dari skripsi dengan judul yang sama yang telah diunggah sebelumnya pada repositori STIQ Isy Karima.)
Jurnal Sana Latifah.pdf - Published Version

Download (376kB)

Abstract

Agama seringkali diindikasikan dengan ketimpangan gender. Musdah Mulia mengkaji
Al-Qurʻan sebagai dalil kesetaraan gender sebagai interpretasi baru dari penafsiran ulama
patriarki. Berbeda dengan Henry Shalahuddin menilai adanya indikasi feminis Barat dalam
kesetaraan gender. Penelitian ini adalah penelitian bersifat penelitian kepustakaan (library
research). Teknik pengumpulan data berupa dokumentasi dan dianalisa dengan dua teknik
yakni interpretatif dan komperatif. Dengan mengumpulkan data terkait dengan penelitian
kemudian dibandingkan. Adapun sumber data primer atau rujukan utamanya yaitu buku-buku
karya Henry Shalahuddin dan karya Musdah Mulia. Sedangkan sumber data sekunder
yaitu literatur dari buku, jurnal ilmiah, skripsi, dan artikel yang relevan dengan tema.
Dari hasil analisa penelitian ini didapatkan bahwa konsep kesetaraan gender dalam Al-Qurʻan
yang disimpulkan Henry adalah konsep keluarga dan yang disimpulkan Musdah adalah
implikasi ajaran tauhid. Dan terdapat persamaan dan perbedaan penafsiran terhadap dalildalil
Al-Qurʻan tentang kesetaraan gender antara Henry Shalahuddin dan Musdah Mulia
diantaranya, persamaan melihat Al-Quran memuliakan perempuan dan tidak membedabedakan
kedudukan antara laki-laki dan perempuan, dan perbedaan melihat makna ayat
penciptaan manusia pertama, syariat hak waris dan hijab.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: Kesetaraan, Gender, Al-Quran, Henry Shalahuddin, Musdah Mulia
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Humaniora > S1 - Ilmu Al-Qur`an dan Tafsir
Depositing User: S.I.P Joko Riyanto
Date Deposited: 22 Aug 2026 02:23
Last Modified: 22 Aug 2026 02:24
URI: https://repositori.stiqisykarima.ac.id/id/eprint/309

Actions (login required)

View Item
View Item