Yolanda, Hersyi (2023) Penafsiran Ayat-Ayat Isti'adzah Dalam Tafsir Al-Jami' Li Ahkam Al-Qur'an Karya Imam Al-Qurthubi. Diploma thesis, STIQ Isy Karima.
1. Cover.pdf
Download (632kB)
2. BAB I.pdf
Download (243kB)
3. BAB II.pdf
Download (229kB)
4. BAB III.pdf
Download (386kB)
5. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (257kB) | Request a copy
6. BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (109kB) | Request a copy
7. Daftar Pustaka.pdf
Download (113kB)
Abstract
Isti’adzah atau permohonan perlindungan merupakan satu amalan yang harus
dimiliki oleh setiap muslim, karena isti’adzah berhubungan langsung dengan
keimanan dan keyakinan seorang hamba terhadap rabbnya. Penelitian terkait
isti’adzah ini dilandasi oleh keprihatinan penulis terhadap banyaknya Muslim
di Indonesia yang masih meminta perlindungan kepada hal-hal mistis dan
paranormal, padahal Al-Qur’an telah mengajarkan untuk meminta
perlindungan kepada Allah dengan isti’adzah. Alasan penggunaan Tafsir AlJami’ Li Ahkam
Al-Qur’an dalam penelitian ini adalah karena kitab ini salah
satu kitab tafsir terbesar yang di dasari kajian fiqih dan dalam rangka
menambah rujukan keilmuan terkait kitab tafsir ini.
Penelitian ini merupakan jenis penelitian kepustakaan (library research).
Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data berupa teknik
dokumentasi dengan Kitab Tafsir Al-Jami’ Li Ahkam Al-Qur’an sebagai
sumber data primernya dan karya-karya ilmiah serta kitab-kitab lain yang
berhubungan dengan tema penelitian ini sebagai sumber data sekunder.
Adapun metode analisa data dilakukan yaitu menggunakan metode tematik.
Hasil penelitian yang dapat disimpulkan ialah: 1). Penafsiran ayat-ayat terkait
isti’adzah dalam Al-Qur’an menurut Imam Al-Qurthubi dalam kitab Tafsir AlJami’ Li Ahkam
Al-Qur’an yaitu pemohonan perlindungan kepada Allah dari
segala hal yang mengganggu dan membahayakan seorang mukmin. 2). Bentuk
relevansi ayat-ayat isti’adzah dalam kehidupan menurut Tafsir Al-Jami’ Li
Ahkam Al-Qur’an yaitu permohonan perlindungan yang harus dilakukan
seorang mukmin kepada Allah meliputi empat hal: Pertama, permohonan
perlindungan dari segala bentuk kebodohan. Kedua, permohonan perlindungan
dari gangguan dan godaan syaithan. Ketiga, permohonan perlindungan dari
melakukan keburukan. Keempat, permohonan perlindungan dari perbuatan
dzhalim.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Isti’adzah, Al-Qurthubi, Relevansi. |
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Humaniora > S1 - Ilmu Al-Qur`an dan Tafsir |
| Depositing User: | S.I.P Joko Riyanto |
| Date Deposited: | 05 Feb 2026 06:39 |
| Last Modified: | 12 Feb 2026 03:40 |
| URI: | https://repositori.stiqisykarima.ac.id/id/eprint/116 |
