Akbar, Thariq Hafidz (2023) Studi Penafsiran Lafadz Zauj dalam Tafsir Al-Tahrir Wa Al-Tanwir. Diploma thesis, STIQ Isy Karima.
1. Cover.pdf
Download (846kB)
2. BAB I.pdf
Download (928kB)
3. BAB II.pdf
Download (904kB)
4. BAB III.pdf
Download (1MB)
5. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (869kB) | Request a copy
6. BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (566kB) | Request a copy
7. Daftar Pustaka.pdf
Download (552kB)
8. Lampiran.pdf
Restricted to Registered users only
Download (360kB) | Request a copy
Abstract
Lafaz zauj merupakan istilah yang banyak dipakai di dalam Al-Qur`an dalam berbagai aspek, termasuk dalam aspek berpasangan antar manusia. Studi penafsiran lafaz zauj sangat penting dilakukan agar tidak terjadi penyelewengan makna yang mengarah pada penyimpangan aplikasi, seperti legitimasi atas perbuatan LGBT dengan dalih lafaz zauj tidak tertuju pada kelamin tertentu. Sehingga penelitian ini sangat penting untuk dilakukan pada saat ini. Penelitian ini menggunakan Tafsir Al-Tahrir Wa Al-Tanwir, alasan pemilihan kitab tafsir ini adalah karena menggunakan corak kebahasaan dan ijtimai dan termasuk tafsir kontemporer.
Skripsi ini termasuk dalam jenis penelitian kepustakaan (library research) yaitu penelitian yang dilaksanakan dengan menggunakan literatur seperti jurnal, skripsi, tesis, disertasi, buku, dan lain-lain. Sumber primer pada penelitian ini adalah Kitab Tafsir Al-Tahrir Wa Al-Tanwir karya Muhammad Thahir bin Muhammad bin ‘Asyur, sedangkan sumber sekundernya adalah kitab-kitab hadits, tafsir, dan ulumul quran sebagai bahan pendukung penelitian ini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode yang diuraikan dalam Buku Metode Penelitian Al-Qur`an dan Tafsir karya Dr. Abdul Mustaqim pada bab model penelitian tokoh.
Makna lafaz zauj di dalam Al-Qur`an menurut Kitab Tafsir Al-Tahrir Wa Al-Tanwir yang berjumlah sepuluh, yaitu: 1) Bidadari Surga, 2) Istri Nabi Adam q [Hawa], 3) Istri, 4) Suami, 5) Pasangan [laki-laki dan perempuan], 6) Variasi [Shinfun dan Nau’un], 7) Menjadikannya berpasangan, 8) Istri Nabi Muhammad ﷺ, 9) Orang-Orang Kafir dan Istri-Istrinya, 10) Menganugerahkan. Implementasi penafsiran lafaz zauj terbagi pada dua sisi, sisi tadabbur dan ‘Amal, pada sisi tadabbur yaitu: Bidadari surga adalah istri yang shalihah, Istri-istri para nabi, dan berpasangan merupakan tabiat alami dan unsur penyokong alam semesta. Sedangkan dari sisi amal adalah sebagai berikut: Berpasangan dalam berkeluarga, memperhatikan rambu-rambu dalam pernikahan, dan memilih pasangan yang baik dalam berkeluarga.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Zauj, Kitab Tafsir Al-Tahrir Wa Al-Tanwir. |
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Humaniora > S1 - Ilmu Al-Qur`an dan Tafsir |
| Depositing User: | S.I.P Joko Riyanto |
| Date Deposited: | 09 Feb 2026 02:19 |
| Last Modified: | 12 Feb 2026 03:43 |
| URI: | https://repositori.stiqisykarima.ac.id/id/eprint/118 |
