Wiranto, Wiranto (2023) Studi Lafadz Tabdzir dan Israf Berdasarkan Kitab Tafsir Al Maraghi. Diploma thesis, STIQ Isy Karima.
1. Cover.pdf
Download (523kB)
2. BAB I.pdf
Download (256kB)
3. BAB II.pdf
Download (254kB)
4. BAB III.pdf
Download (519kB)
5. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (237kB) | Request a copy
6. BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (112kB) | Request a copy
7. Daftar Pustaka.pdf
Download (151kB)
Abstract
Di zaman sekarang, seluruh manusia baik laki-laki ataupun perempuan, tua
maupun muda, mereka berlomba-lomba untuk membuat tampilan dirinya menarik
dan tidak tertinggal oleh zaman. Mereka menunjukkan gaya hidup (lifestyle)
mereka di depan umum yang dapat membedakan statusnya di kalangan
masyarakat. Gaya hidup (lifestyle) inilah yang dapat mendorong mereka untuk
berperilaku hedonis (tabzir dan israf).
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penafsiran lafazh tabdzir dan israf
dalam tafsir Al Maraghi karya Ahmad Musthafa Al Maraghi dan
kontekstualisasinya dalam keseharian. Metode yang digunakan dalam penelitian
ini adalah kepustakaan (library research) dengan pendekatan tematik (maudhû’i),
Yaitu mengumpulkan ayat-ayat yang terdapat lafazh tabdzir dan israf,
menjelaskan penafsirannya dalam tafsir Al Maraghi kemudian penerapannya
sesuai kontesktualisasi pada saat ini.
Pemillihan kitab tafsir Al Maraghi dilatarbelakangi keunikan dan metode
penulisan tersendiri dengan bahasa yang mudah dipahami dan juga memiliki
corak adabi ijtima’i dan lughowi yang sesuai dengan pembahasan, karena tafsir
dengan corak ini sangat bagus dalam permasalahan social kemasyrakatan.
Lafazh tabdzir dan israf dalam tafsir al maraghi memiliki arti yaitu lafazh tabdzir
adalah membelanjakan harta yang kita punya pada hal-hal yg tidak bermanfaat
secara boros dan tidak menimbulkan kemaslahatan. Sedangkan lafazh israf adalah
bentuk perilaku manusia yang terlalu menuruti hawa nafsunya hingga melewati
batas kewajaran baik dalam hal ibadah maupun muamalah sehingga
mengakibatkan sifat berlebih-lebihan. Al maraghi juga mengklasifikasikannya
dalam beberapa hal: Pertama, berlebih-lebihan dalam makan dan minum. Kedua,
berlebih-lebihan dalam berpakaian. Ketiga, berlebih-lebihan dalam
membelanjakan harta. Keempat, berlebih-lebihan berbuat dzholim terhadap
sesamanya dan diri sendiri. Kelima, berlebih-lebihan dalam hal yang bukan
termasuk harta. Keenam, larangan berlebih-lebihan secara umum. Ketujuh,
hukuman di dunia dan akhirat. Kontekstualisasi dari ayat-ayat tersebut adalah,
berlaku adil dan pertengahan terhadap apa yang dibutuhkan, dan hemat di dalam
berkehidupan.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | lafazh tabdzir dan israf, tafsir Al Maraghi |
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Humaniora > S1 - Ilmu Al-Qur`an dan Tafsir |
| Depositing User: | S.I.P Joko Riyanto |
| Date Deposited: | 09 Feb 2026 04:59 |
| Last Modified: | 12 Feb 2026 03:55 |
| URI: | https://repositori.stiqisykarima.ac.id/id/eprint/127 |
