Makna Lafadz Al-Fahisyah Dalam Tafsir Al-Munir (Studi Penafsiran Tematik Terhadap Lafadz Al-Fahisyah Dan Bentuk Prevensinya Dalam Tafsir Al-Munir)

Hafizhah, Hafshoh (2023) Makna Lafadz Al-Fahisyah Dalam Tafsir Al-Munir (Studi Penafsiran Tematik Terhadap Lafadz Al-Fahisyah Dan Bentuk Prevensinya Dalam Tafsir Al-Munir). Diploma thesis, STIQ Isy Karima.

[thumbnail of 1. Cover.pdf] Text
1. Cover.pdf

Download (3MB)
[thumbnail of 2. BAB I.pdf] Text
2. BAB I.pdf

Download (602kB)
[thumbnail of 3. BAB II.pdf] Text
3. BAB II.pdf

Download (401kB)
[thumbnail of 4. BAB III.pdf] Text
4. BAB III.pdf

Download (888kB)
[thumbnail of 5. BAB IV.pdf] Text
5. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (626kB) | Request a copy
[thumbnail of 6. BAB V.pdf] Text
6. BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (172kB) | Request a copy
[thumbnail of 7. Daftar Pustaka.pdf] Text
7. Daftar Pustaka.pdf

Download (299kB)
[thumbnail of 8. Lampiran.pdf] Text
8. Lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (314kB) | Request a copy

Abstract

Dalam kehidupan manusia merupakan makhluk sosial yang hidup berkelompok saling membutuhkan satu sama lain. Akan tetapi sering ditemukan adanya perbedaan diantara mereka yang memicu pada suatu perselisihan, dan yang tidak jarang berakibat pada terputusnya sebuah hubungan.
Kajian fokus pada ayat-ayat al-Qur’an mengenai makna al-Afwu dalam Tafsȋr Al-Munȋr yang memiliki corak kesastraan (‘adabi) dan sosial kemasyarakatan (ijtima’i). Penelitian ini berbasis kajian kepustakaan (library research) dengan pendekatan tematik.
Hasil dari penelitian ini adalah kata al-Afwu tidak hanya bermakna memaafkan saja, walaupun memang lebih banyak diartikan dengan makna tersebut. Melainkan kata al-Afwu memiliki berbagai macam makna yakni Dia memberikan ampunan setelah mereka mengakui dan menyadari kesalahan yang telah dilakukan, berkembang dan bertambah banyak, Kami memaafkan mereka dengan tidak menghukum mereka dan menerima tobat mereka, mendapat suatu pemaafan, memaafkan kesalahan orang lain, harta yang lebih, akhlak manusia yang tampak, dan merupakan sifat Allah yaitu Maha Pemaaf.
Penelitian ini juga menyimpulkan terkait dengan penafsiran makna al-afwu dalam tafsȋr al-Munȋr tentang memaafkan masih relevan terhadap kehidupan masa kini yang mengartikan al-afwu dengan makna memaafkan.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Tafsîr, Al-Fâh̲isyah, Preventif
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Humaniora > S1 - Ilmu Al-Qur`an dan Tafsir
Depositing User: S.I.P Joko Riyanto
Date Deposited: 09 Feb 2026 06:39
Last Modified: 12 Feb 2026 03:56
URI: https://repositori.stiqisykarima.ac.id/id/eprint/128

Actions (login required)

View Item
View Item