Studi Penafsiran Ayat-Ayat Al-’Afw Dan Ash-Shafh dalam Tafsir Al-Azhar

Faridah, Faridah and Rokhani, Siti and Mukminah, Raisatul and Putra, Rizky Pratama (2024) Studi Penafsiran Ayat-Ayat Al-’Afw Dan Ash-Shafh dalam Tafsir Al-Azhar. Al Asshriyyah Jounal Of Islamic Studies, 10 (1). pp. 101-110. ISSN P-ISSN: 2776-3129, E-ISSN: 2716-0602

[thumbnail of Artikel ini merupakan pengembangan dari skripsi dengan judul yang sama yang telah diunggah sebelumnya pada repositori STIQ Isy Karima.] Text (Artikel ini merupakan pengembangan dari skripsi dengan judul yang sama yang telah diunggah sebelumnya pada repositori STIQ Isy Karima.)
Jurnal Raisatul Mukminah.pdf - Published Version

Download (409kB)

Abstract

Akhlak seseorang akan diuji ketika dirinya terjebak dalam sebuah perselisihan baik antara
individu ataupun antar kelompok ketika mereka saling berinteraksi, sehingga selama manusia
masih berinteraksi antar sesamanya maka perselisihan akan selalu ada. Pada kondisi inilah
manusia dituntut untuk saling memahami perilaku orang lain dengan cara memaafkannya. alQur`an menyebutkan beberapa istilah untuk menyebutkan pemaafan dan usaha menjalin
hubungan baik antara manusia dengan Allah yaitu taba, al-‘afw, ghafara, kaffara dan ash-shafh.
Namun pada penelitian ini hanya membahas ayat-ayat yang menyebutkan al-‘afw dan ash-shafh
pada satu ayat. Karena dari 8 kali kata ash-shafh 4 diantaranya berdampingan dengan kata al-
’afw. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penafsiran Hamka mengenai ayat-ayat al-
‘afw dan ash-shafh dalam Tafsir Al-Azhar. Juga untuk mengetahui kontekstualisasi penafsiran
ayat-ayat al-‘afw dan ash-shafh dalam Tafsir Al-Azhar dengan kehidupan sosial masyarakat.
Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian kepustakaan (library research), dengan
menggunakan metode deskriptif-analitis, yakni memaparkan dengan jelas, rinci, dan
mengaitkan hal-hal yang berkaitan mengenai informasi yang berkaitan dengan al-Qur`an.
Adapun teknik pengumpulan data mengunakan teknik dokumentasi, yaitu mengumpulkan data
yang berhubungan dengan objek penelitian dari kitab tafsir dan buku-buku yang relevan dengan
pembahasan. Hasil penelitian ini ditemukan bahwa Hamka menafsirkan kata al-‘afw dengan
memaafkan. Sedangkan kata ash-shafh ditafsirkan dengan berlapang dada dan membiarkan
dengan tidak mengambil hati perangai orang yang bersalah. Adapun kontekstual penafsiran dari
ayat-ayat al-‘afw dan ash-shafh pada penelitian ini adalah: perintah memaafkan tetap
diperintahkan pada orang kafir selama kesalahan mereka tidak berkaitan dengan syi’ar Islam.
Namun jika kesalahan mereka merugikan kemuliaan Islam maka harus diperangi sampai mereka
membayar jizyah. Perintah memaafkan diberikan kepada saudara sesama muslim dan keluarga
tanpa harus menunggu permintaan maaf. Disertai sikap lapang dada dengan tetap berbuat baik
kepada mereka sama seperti sebelum ada konflik dan membimbing mereka kepada kebaikan
disertai dengan kasih sayang dan do’a agar mereka kembali kepada kebenaran.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: al-‘Afw, ash-shafh, Maaf, Tafsir Al-Azhar
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Humaniora > S1 - Ilmu Al-Qur`an dan Tafsir
Depositing User: S.I.P Joko Riyanto
Date Deposited: 16 Feb 2026 01:26
Last Modified: 16 Feb 2026 01:26
URI: https://repositori.stiqisykarima.ac.id/id/eprint/144

Actions (login required)

View Item
View Item