Makna Rijal Dalam Surat-Surat Madaniyyah Dalam Tafsir Fii Zilaalil Qur’an

Akbar, Ammar Mujahid (2022) Makna Rijal Dalam Surat-Surat Madaniyyah Dalam Tafsir Fii Zilaalil Qur’an. Diploma thesis, STIQ Isy Karima.

[thumbnail of 1. Cover.pdf] Text
1. Cover.pdf

Download (633kB)
[thumbnail of 2. BAB I.pdf] Text
2. BAB I.pdf

Download (288kB)
[thumbnail of 3. BAB II.pdf] Text
3. BAB II.pdf

Download (257kB)
[thumbnail of 4. BAB III.pdf] Text
4. BAB III.pdf

Download (424kB)
[thumbnail of 5. BAB IV.pdf] Text
5. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (321kB) | Request a copy
[thumbnail of 6. BAB V.pdf] Text
6. BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (129kB) | Request a copy
[thumbnail of 7. Daftar Pustaka.pdf] Text
7. Daftar Pustaka.pdf

Download (134kB)

Abstract

Al-Qur’an merupakan kitab yang istimewa dan mempunyai keunggulan
dibandingkan dengan kitab-kitab lainnya. Salah satunya adalah al-Qur’an
memiliki keistimewaan dibalik setiap kata memiliki banyak makna. Termasuk
kata Rijal yang memiliki beberapa makna dan nilai keteladanan yang terkandung
didalamnya. Mengetahui nilai keteladanan dalam penafsiran Rijal ini sangat
dibutuhkan pada zaman ini. Banyak anak-anak yang salah mencari idola, pemuda
yang jauh dari masjid, para ayah yang sudah tidak peduli dengan agama
keluarganya.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui makna Rijal dalam surat-surat
madaniyah dan nilai keteladanan yang terkandung didalamnya pada tafsir Fii
Zhilalil Qur’an karya Sayyid Quthb.. Tafsir ini yang merupakan salah satu tafsir
kontemporer yang bercorakkan sastra Sosial dan haroki (perjuangan), yang
merupakan efek dari keadaanya yang sedang mendekan dipenjara. Penghayatanya
terhadap islam dan perjuangannya memunculkan corak tafsir yang baru.
Penelitian ini berbasis kajian Pustaka (library research) dengan pendekatan
maudhu’i (tematik). Yaitu mengumpulkan ayat-ayat yang mengandung lafadz
Rijal, menjelaskan penafsirannya dalam tafsir Fii Zhilalil Qur’an kemudian
mengambil nilai keteladanan dari penafsirannya.
Lafadz Rijal dalam surat-surat madaniyah disebutkan sebanyak 18 kali. Yaitu
pada Q.S. al-Baqarah [2]:239,282, Q.S. an-Nisa’ [4]: 1, 7, 32, 34, 75, 98, 176,
Q.S. al-Maidah [5]: 23, Q.S. at-Taubah [9]: 108, Q.S. al-Hajj [22]: 27, Q.S. anNur [24]: 31, 37, Q.S. al-Ahzab [33]: 4, 23, 40, Q.S. al-Fath [48]: 25. Lafadz Rijal
memiliki dua makna, yang pertama hanya sekedar menunjukkan seseorang yang
berjenis kelamin laki-laki, yang kedua menunjukkan sifat dan keteladanan seorang
laki-laki sejati. Nilai keteladanan yang terkandung dalam penafsiran lafadz Rijal
pada surat-surat madaniyah yaitu, Selalu berdzikir kepada Allah, menjalankan
kewajiban sholat dan zakat, Takut kepada azab dan murka Allah, memyukai
kebersihan baik jiwa maupun raga, hatinya selalu terpaut dengan masjid, selalu
menepati janjinya kepada Allah kemudian kepada siapapun, dan memiliki sifat
tanggung jawab.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Rijal dalam Surat-Surat Madaniyah, Tafsir Fii Zhilalil Qur’an, Sayyid Quthb
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Humaniora > S1 - Ilmu Al-Qur`an dan Tafsir
Depositing User: S.I.P Joko Riyanto
Date Deposited: 17 Feb 2026 04:13
Last Modified: 17 Feb 2026 04:13
URI: https://repositori.stiqisykarima.ac.id/id/eprint/148

Actions (login required)

View Item
View Item