Israiliyyat dalam Penafsiran Surat Shad Kajian Kitab Tafsir Al-Azhar Karya Buya Hamka

Wirastho, Edy and Syaputra, Shofly Hamka (2022) Israiliyyat dalam Penafsiran Surat Shad Kajian Kitab Tafsir Al-Azhar Karya Buya Hamka. Al Karima: Jurnal Studi Ilmu Al Quran Dan Tafsir, 6 (2). pp. 23-35. ISSN P-ISSN: 2549-3035, E-ISSN: 2829-3703

[thumbnail of Artikel ini merupakan pengembangan dari skripsi dengan judul yang sama yang telah diunggah sebelumnya pada repositori STIQ Isy Karima.] Text (Artikel ini merupakan pengembangan dari skripsi dengan judul yang sama yang telah diunggah sebelumnya pada repositori STIQ Isy Karima.)
Jurnal Shofly Hamka Syaputra.pdf - Published Version

Download (496kB)

Abstract

Al-Qur’an menyampaikan kisah-kisah sejarah umat manusia yang di dalamnya mengandung
nasihat serta pelajaran. Kajian atas kisah dalam Al-Qur`an telah dilakukan dari masa salaf
hingga saat ini. Dalam perkembangannya kajian terhadap kisah di dalam Al-Qur`an sering
kali dikaitkan dengan kisah-kisah yang ada dalam Taurat dan Injil. Kajian ini dikenal dengan istilah israiliyyat.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kisah Israiliyat yang ada dalam
Tafsir Al Azhar karya Haji Abdul Malik Karim Amrullah (Hamka), khususnya pada Surat Shad serta
mengetahui tanggapan Hamka terhadap kisah-kisah tersebut serta memahami ibrah yang
dapat dipetik dari kisah-kisah yang dibahas di dalamnya.
Penelitian ini merupakan studi pustaka (library research) dengan pendekatan kajian tematik (maudhu`i).
Hasil dari penelitian ini didapatkan bahwa dalam penafsiran surat Shad pada kitab Tafsir
Al-Azhar terdapat kisah israiliyyat seperti kisah datangnya dua malaikat untuk memberi
peringatan kepada Dawud karena ingin mengambil istri prajuritnya. Sujudnya Dawud selama
40 tahun sambil menangis karena penyesalan. Ada juga kisah Sulaiman yang lalai beribadah
karena asyik dengan kuda-kudanya. Sulaiman yang memerintahkan matahari untuk kembali
sore. Diambil alihnya kerajaan Sulaiman oleh setan yang menyerupai Sulaiman. Kemudian
tentang iblis yang turun dari langit ke tujuh untuk menggoda Ayyub. Serta negosiasi antara
iblis yang menyamar menjadi tuhan dengan istri Ayyub. Pada penafsiran tersebut telah
dibantah oleh Hamka, baik dengan pendapatnya sendiri maupun menukil pendapat ahli tafsir
lainnya. Dari kisah-kisah tersebut dapat kita ambil beberapa ibrah seperti pelajaran tentang
kepemimpinan Nabi Dawud, wujud Syukurnya Nabi Sulaiman, serta kesabaran Nabi Ayyub
yang bisa kita jadikan teladan untuk kehidupan kita saat ini.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: Israiliyyat, Ibrah, Surat Shad, Tafsir Al-Azhar, Hamka
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Humaniora > S1 - Ilmu Al-Qur`an dan Tafsir
Depositing User: S.I.P Joko Riyanto
Date Deposited: 22 Feb 2026 03:52
Last Modified: 22 Feb 2026 03:52
URI: https://repositori.stiqisykarima.ac.id/id/eprint/160

Actions (login required)

View Item
View Item