Makna Takdir Dalam Al- Qur'an (Studi Penafsiran Dalam Tafsir Al-Mishbah)

A'yun, Qurrota (2021) Makna Takdir Dalam Al- Qur'an (Studi Penafsiran Dalam Tafsir Al-Mishbah). Diploma thesis, STIQ Isy Karima.

[thumbnail of 1. Cover.pdf] Text
1. Cover.pdf

Download (712kB)
[thumbnail of 2. BAB I.pdf] Text
2. BAB I.pdf

Download (284kB)
[thumbnail of 3. BAB II.pdf] Text
3. BAB II.pdf

Download (236kB)
[thumbnail of 4. BAB III.pdf] Text
4. BAB III.pdf

Download (367kB)
[thumbnail of 5. BAB IV.pdf] Text
5. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (217kB) | Request a copy
[thumbnail of 6. BAB V.pdf] Text
6. BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (125kB) | Request a copy
[thumbnail of 7. Daftar Pustaka.pdf] Text
7. Daftar Pustaka.pdf

Download (146kB)

Abstract

Takdir berarti ketentuan atau kekuasaan. Takdir merupakan sebuah ketetapan
Allah Subhânahu wa Ta’ala yang meliputi segala kejadian yang terjadi di alam ini,
baik itu mengenai kadar atau ukurannya, tempat maupun waktunya.Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui penafsiran takdir dalam Al-qur‟an menurut M.
Quraish Shihab dalam kitab tafsir Al-Mishbah serta mengetahui relevansi
penafsiran M. Quraish Shihab tentang takdir dalam kehidupan kontemporer. Jenis
penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (Library Research).
Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik dokumentasi, yaitu
dengan cara mengumpulkan data yang berhubungan dengan objek penelitian dari
kitab tafsir dan buku-buku yang relevan dengan pembahasan.
Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitis yaitu memberikan
gambaran dan pemaparan tentang tafsir makna takdir yang di tafsirkan oleh M.
Quraish Shihab dalam Tafsir Al- Mishbah.
Hasil dari penelitian ini adalah bahwa takdir merupakan ketentuan Allah yang
mutlak, mengatur segala urusan termasuk dalam membatasi dan memberi rizki
serta menentukan suatu ukuran pada segala sesuatu. Sedangkan
kontekstualisasinyanya dengan kehidupan kontemporer yakni takdir Allah juga
bisa dirubah oleh manusia, karena manusia diberi kebebasan dalam berbuat dan
bersikap dengan memaksimalkan akal yang dimilikinya untuk merubah keadaan
mereka dari keburukan kepada kebaikan , namun kebebasan tersebut terbatasi
oleh sunnatullah yang berlaku kepada setiap penciptaan-Nya.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Takdir, Penafsiran,Tafsir Al-Mishbah
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Humaniora > S1 - Ilmu Al-Qur`an dan Tafsir
Depositing User: S.I.P Joko Riyanto
Date Deposited: 25 Feb 2026 02:44
Last Modified: 25 Feb 2026 02:44
URI: https://repositori.stiqisykarima.ac.id/id/eprint/191

Actions (login required)

View Item
View Item