Karakteristik Pendusta Agama Dalam Surat Al-Ma'un (Studi Komparasi Antara Tafsir Asy-Sya’rawi dan Tafsir Al-Mishbah)

Fatmawati, Fatmawati (2021) Karakteristik Pendusta Agama Dalam Surat Al-Ma'un (Studi Komparasi Antara Tafsir Asy-Sya’rawi dan Tafsir Al-Mishbah). Diploma thesis, STIQ Isy Karima.

[thumbnail of 1. Cover.pdf] Text
1. Cover.pdf

Download (584kB)
[thumbnail of 2. BAB I.pdf] Text
2. BAB I.pdf

Download (240kB)
[thumbnail of 3. BAB II.pdf] Text
3. BAB II.pdf

Download (305kB)
[thumbnail of 4. BAB III.pdf] Text
4. BAB III.pdf

Download (323kB)
[thumbnail of 5. BAB IV.pdf] Text
5. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (269kB) | Request a copy
[thumbnail of 6. BAB V.pdf] Text
6. BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (153kB) | Request a copy
[thumbnail of 7. Daftar Pustaka.pdf] Text
7. Daftar Pustaka.pdf

Download (142kB)

Abstract

Pemahaman terhadap Al-Qur’an terus berkembang dari waktu ke waktu, termasuk pemahaman tentang karakteristik pendusta agama. Di antara orang-orang yang mengaku beragama, terdapat pula orang-orang yang termasuk pendusta agama. Salah satu surah yang memuat karakteristik pendusta agama adalah Surah al-Ma’un ayat 1–7. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui makna serta persamaan dan perbedaan penafsiran mengenai karakteristik pendusta agama dalam Surah al-Ma’un berdasarkan Tafsir al-Sya’rawi dan Tafsir al-Misbah karya M. Quraish Shihab.
Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian kepustakaan (library research). Metode yang digunakan adalah metode komparatif (muqaran), yaitu dengan membandingkan penafsiran Muhammad Mutawalli al-Sya’rawi dan M. Quraish Shihab mengenai karakteristik pendusta agama dalam Surah al-Ma’un. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik pendusta agama dalam Surah al-Ma’un menurut Tafsir al-Sya’rawi dan Tafsir al-Misbah meliputi: menghardik anak yatim, tidak menganjurkan memberi makan orang miskin, lalai dalam melaksanakan salat, berbuat riya’, serta enggan memberikan bantuan yang bermanfaat.
Adapun perbedaan penafsiran antara kedua mufasir tersebut terletak pada pembahasan asbab al-nuzul, makna kalimat yukadzdzibu bid-dīn, serta makna wa yamna‘ūn al-mā‘ūn. Sedangkan persamaannya terletak pada penafsiran kalimat yadu‘u al-yatīm, wa lā yaḥuḍḍu ‘alā ṭa‘āmi al-miskīn, alladzīna hum ‘an ṣalātihim sāhūn, dan alladzīna hum yurā’ūn.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Karakteristik Pendusta Agama, Studi Komparatif, Tafsir al-Sya’rawi, Tafsir al-Misbah.
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Humaniora > S1 - Ilmu Al-Qur`an dan Tafsir
Depositing User: S.I.P Joko Riyanto
Date Deposited: 01 Mar 2026 04:29
Last Modified: 01 Mar 2026 04:29
URI: https://repositori.stiqisykarima.ac.id/id/eprint/201

Actions (login required)

View Item
View Item