Studi Makna Ahl Al-Kitab Dalam Tafsir Al-Azhar

Sholehah, Umaymah (2019) Studi Makna Ahl Al-Kitab Dalam Tafsir Al-Azhar. Diploma thesis, STIQ Isy Karima.

[thumbnail of 1. Cover.pdf] Text
1. Cover.pdf

Download (417kB)
[thumbnail of 2. BAB I.pdf] Text
2. BAB I.pdf

Download (240kB)
[thumbnail of 3. BAB II.pdf] Text
3. BAB II.pdf

Download (274kB)
[thumbnail of 4. BAB III.pdf] Text
4. BAB III.pdf

Download (527kB)
[thumbnail of 4. BAB III.pdf] Text
4. BAB III.pdf

Download (527kB)
[thumbnail of 5. BAB IV.pdf] Text
5. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (305kB) | Request a copy
[thumbnail of 6. BAB V.pdf] Text
6. BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (168kB) | Request a copy
[thumbnail of 7. Daftar Pustaka.pdf] Text
7. Daftar Pustaka.pdf

Download (157kB)

Abstract

Penyebutan ayat-ayat yang di dalamnya terdapat kata Ahl al-kitâb disebutkan di
sejumlah tempat dalam Al-Qur’an. Ayat-ayat ini sebenarnya banyak menyinggung
persoalan keimanan yang perlu diketahui oleh masyarakat. Sedangkan keimanan
sendiri adalah pondasi awal umat Islam dalam memahami ajaran Islam. Penelitian
ini bertujuan untuk memberi penjelasan tentang makna Ahl al-kitâb yang telah
banyak disebutkan dalam Al-Qur’an berdasarkan penafsiran Tafsir Al-Azhar dan
juga untuk mengetahui keadaan mereka seperti apa di zaman sekarang
berdasarkan relevansi Tafsir al-Azhar dengan masa kini.
Metode yang digunakan adalah Maudhu’i (Tematik) yang dilakukan secara
deskriptif-analitis, yaitu dengan menghimpun seluruh ayat yang terdapan kata Ahl
al-kitâb, menertibkan ayat-ayat tersebut sesuai tertib ayat dalam Al-Qur’an,
mendeskripsikan penafsiran Hamka tentang Ahl al-kitâb, menstrukturkan secara
sistematis pemikiran Hamka kemudian menganalisis makna kata yang menjadi
pokok pembahasan.
Hasil Penelitian menunjukkan bahwa Buya Hamka dalam Kitab Tafsir al-Azhar
selalu mengaitkan makna ahl al-kitâb dengan Yahudi dan Nasrani, baik secara
bersamaan atau terpisah, tergantung pada konteks dan isi pembicaraannya. Di
dalam ayat-ayat tersebut berisikan tentang sifat dengki, sombong karena tidak
mau menerima kebenaran, ingkar, serta bersikap fasik, juga terdapat seruan Allah
kepada mereka untuk kembali kepada tauhid dan pujian Allah kepada orang sholih
di antara mereka. Sesungguhnya ampunan tetap bagi mereka yang mau bertaubat
dan azab bagi mereka yang tetap berbuat fasik. Sedangkan jika dikaitkan dengan
masa sekarang menurut penafsiran Al-Azhar, Yahudi adalah keturunan Israil dan
Nasrani adalah agama Kristen, Katholik, beserta sekte turunannya. Dimana
awalnya mereka selalu berselisih namun pada akhirnya mereka bersatu untuk
memusuhi umat Islam hingga di zaman sekarang ini.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Ahl Al-Kitâb, Yahudi, Nasrani, Tafsir Al-Azhar
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Humaniora > S1 - Ilmu Al-Qur`an dan Tafsir
Depositing User: S.I.P Joko Riyanto
Date Deposited: 27 Jul 2026 03:23
Last Modified: 27 Jul 2026 03:23
URI: https://repositori.stiqisykarima.ac.id/id/eprint/255

Actions (login required)

View Item
View Item