Studi Komparatif Penafsiran Tentang Toleransi Dalam Tafsir Fi Zhilalil Qur’an Dan Tafsir Al-Mishbah

Astrifin, Venna Octarini (2024) Studi Komparatif Penafsiran Tentang Toleransi Dalam Tafsir Fi Zhilalil Qur’an Dan Tafsir Al-Mishbah. Diploma thesis, STIQ Isy Karima.

[thumbnail of 1. Cover.pdf] Text
1. Cover.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of 2. Bab I.pdf] Text
2. Bab I.pdf

Download (433kB)
[thumbnail of 3. BAB II.pdf] Text
3. BAB II.pdf

Download (552kB)
[thumbnail of 4. BAB III.pdf] Text
4. BAB III.pdf

Download (948kB)
[thumbnail of 5. BAB IV.pdf] Text
5. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (553kB) | Request a copy
[thumbnail of 6. BAB V.pdf] Text
6. BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (237kB) | Request a copy
[thumbnail of 7. DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
7. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (381kB)

Abstract

Toleransi adalah suatu sikap kerelaan untuk menerima perbedaan yang dimiliki oleh orang lain.
Bisa juga diartikan sebagai sikap saling menghormati, saling melindungi, dan kerja sama dengan individu atau kelompok bermasyarakat.
Seiring berkembangnya zaman saat ini, sikap toleransi dinilai sedikit demi sedikit mulai terkikis. Hal itu jika dibiarkan akan menghancurkan persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia sebagaimana dalam bunyi sila ketiga pancasila. Oleh karenanya, penting bagi masyarakat Indonesia untuk belajar dan mengimplementasikan sikap toleransi terhadap keberagaman yang ada agar tidak menimbulkan perpecahan atau permusuhan yang nyata. Penelitian ini menggunakan Tafsir Fi Zhilalil Qur’an karya Sayyid Quthb dan Tafsir Al-Mishbah karya M. Quraish Shihab, karena kedua tafsir ini populer dan memiliki banyak kontribusi di masyarakat sebab kedua tafsir adalah adabi ijtima’i. Penelitian ini bermaksud mengetahui penafsiran tentang toleransi dalam kedua tafsir di atas dan untuk mengetahui persamaan dan perbedaan dari kedua penafsiran yang ada. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kepustakaan (library research) dan menggunakan metode dokumentasi dalam pengumpulan data dengan pendekatan muqorin dalam penganalisaan.
Hasil dari penelitian ini berupa kecendrungan perbedaan pengertian toleransi dalam tafsir Fi Zhilalil Qur’an dan tafsir Al-Mishbah yang terletak pada
batasbatas toleransi dimana Sayyid Quthb menyatakan bahwa toleransi antar umat manusia yang dimaksud hanya sebatas dalam urusan muamalah saja bukan
menyangkut masalah akidah. Sedangkan Quraish Shihab dalam praktek toleransinya cenderung lebih kepada pluralism (menerima dan lebih menghargai perbedaan dalam semua aspek) dengan tetap memegang prinsip keadilan. Seperti contoh, menjadikan non muslim atau ahli kitab sebagai pemimpin. Sayyid Quthb melarang dengan tegas menjadikan mereka sebagai pemimpin bagi umat Muslim sedangkan Quraish Shihab dalam pandangannya sah-sah saja / diperbolehkan selama tidak menimbulkan kerugian.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Toleransi, Tafsir Fi Zhilalil Qur’an, Tafsir Al-Mishbah
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Humaniora > S1 - Ilmu Al-Qur`an dan Tafsir
Depositing User: S.I.P Joko Riyanto
Date Deposited: 29 Jan 2026 02:40
Last Modified: 11 Feb 2026 02:05
URI: https://repositori.stiqisykarima.ac.id/id/eprint/39

Actions (login required)

View Item
View Item