Mufidah, Nasyiatul (2024) Penafsiran Surat Ali-Imran Ayat 103 -105 Tentang Persatuan Umat Islam (Studi Komparatif Tafsir Fii Zhilalil Qur’an Dan Tafsir Al Misbah). Diploma thesis, STIQ Isy Karima.
1. Cover.pdf
Download (3MB)
2. BAB I.pdf
Download (721kB)
3. BAB II.pdf
Download (548kB)
4. BAB III.pdf
Download (894kB)
5. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (687kB) | Request a copy
6. BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (364kB) | Request a copy
7. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (409kB)
Abstract
Seluruh umat manusia yang hidup di bumi adalah satu, tidak ada perbedaan
diantaranya selain ketakwaan kepada Allah. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui prinsip-prinsip persatuan umat yang terkandung dalam surat Ali-Imran
ayat 103 -105 berdasarkan kitab Tafsir Fii Zhilalil Qur’an dan kitab Tafsir AlMisbah.
Penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui persamaan dan perbedaan
penafsiran Sayyid Quthb dalam kitab Tafsir Fii Zhilalil Qur’an dan Quraish Shihab
dalam kitab Tafsir Al-Misbah terhadap surat Ali-Imran ayat 103 – 105.
Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif yang bersifat kepustakaan (library
research). Sumber data primer dalam penelitian ini kitab tafsir fii Zhilalil Qur’an
dan kitab Tafsir Al-Misbah. Sedangkan sumber data sekunder dalam penelitian ini
meliputi skripsi, jurnal, buku yang relevan dengan tema penelitian serta beberapa
kitab tafsir lain. Teknik pengumpulan data yang di gunakan adalah teknik
dokumentasi. Penelitian ini dianalisis dengan teknik analisis-komparatif.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa persatuan umat Islam menurut Sayyid
Quthb dalam kitab Tafsir nya yakni bersatu padunya umat Islam yang saling terikat
dengan tali Allah serta berdiri tegak diatas fondasi iman dan ukhuwah, menurut
Quraish Shihab persatuan umat Islam yakni umat Islam yang saling mengaitkan diri
sesuai dengan tuntunan Allah. Berdasarkan penafsiran Surah Ali-Imran ayat 103 –
105 berdasarkan kitab Fii Zhilalil Qur’an dan kitab Tafsir Al-Misbah ditemukan
prinsip-prinsip persatuan umat Islam yakni berpegang teguh pada Agama Allah dan
menegakkan amar ma’ruf nahi munkar. Terdapat pula persamaan dan perbedaan
penafsiran pada kedua kitab tafsir tersebut. Diantara persamaan nya yakni Sayyid
Quthb dan Quraish Shihab sama-sama memaknai lafazh habl dengan agama Allah.
Diantara perbedaan nya yakni Sayyid Quthb menyamakan makna al-khoir dan alma’ruf,
sedangkan Quraish Shihab membedakan makna al-khoir dan al-ma’ruf
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Persatuan, Umat Islam, Fii Zhilalil Qur’an, Tafsir Al-Misbah |
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Humaniora > S1 - Ilmu Al-Qur`an dan Tafsir |
| Depositing User: | S.I.P Joko Riyanto |
| Date Deposited: | 29 Jan 2026 03:10 |
| Last Modified: | 11 Feb 2026 02:10 |
| URI: | https://repositori.stiqisykarima.ac.id/id/eprint/40 |
