Khakim, Fatkhur Rohmanul and Amrullah, Muhamad and Saputra, Akhmadiyah (2024) Konsep Syafa’at dalam Tafsir Fī Ẓilāl Al-Qur’ān. El-Wasathy: Journal of Islamic Studies, 2 (1). pp. 146-161. ISSN P-ISSN: 254-264, E-ISSN: 3025-3403
Jurnal Fatkhur Rohmanul Khakim.pdf - Published Version
Download (1MB)
Abstract
Studi ini menginvestigasi pemahaman Al-Qur’an tentang konsep Syafa’at, menegaskan
bahwa bagi pelaku dosa, tidak ada kesempatan untuk larut dalam perilaku tersebut. Syafa’at
dianggap sebagai proses yang tidak pasti, memerlukan persetujuan Ilahi, dan harus dilewati
oleh setiap individu yang berharap akannya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian
studi Pustaka dengan Tafsir Fī Ẓilāl Al-Qur’ān karya Sayyid Quthb sebagai sumber utama
menurut Sayyid Quthb. Syafa’at adalah permohonan bantuan atau keberkahan dari orang
lain dengan harapan doa-doa mereka akan diterima oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala.
Namun, keyakinan pada keesaan Allah Subhanahu Wa Ta’ala tetap menjadi prasyarat utama
dalam memahami konsep Syafa’at, sehingga segala bentuk praktik kesyirikan harus ditolak.
Syafa’at adalah hak eksklusif Allah Subhanahu Wa Ta’ala dan hanya dapat diberikan dengan
izin-Nya. Para pemberi Syafa’at termasuk para nabi, malaikat, dan orang-orang mukmin
yang saleh. Tetapi syafa’at hanya berlaku bagi mereka yang diridhai Allah Subhanahu Wa
Ta’ala, beriman, dan beramal saleh. Syafa’at tidak diberikan kepada mereka yang melakukan
kesyirikan atau kemaksiatan, menekankan pentingnya keimanan, amal saleh, dan ketaatan
kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala.
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Syafa’at, Teologi Islam, Tafsir Fī Ẓilāl Al-Qur’ān, Ketauhidan |
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Humaniora > S1 - Ilmu Al-Qur`an dan Tafsir |
| Depositing User: | S.I.P Joko Riyanto |
| Date Deposited: | 02 Feb 2026 06:51 |
| Last Modified: | 04 Mar 2026 05:32 |
| URI: | https://repositori.stiqisykarima.ac.id/id/eprint/86 |
