Studi Penafsiran Ayat-Ayat Pembebasan Baitul Maqdis Dari Penjajahan Dalam Tafsir Asy-Sya'rawi

Al-Farisi, Muhammad Ilham (2024) Studi Penafsiran Ayat-Ayat Pembebasan Baitul Maqdis Dari Penjajahan Dalam Tafsir Asy-Sya'rawi. Diploma thesis, STIQ Isy Karima.

[thumbnail of 1. Cover.pdf] Text
1. Cover.pdf

Download (904kB)
[thumbnail of 2. BAB I.pdf] Text
2. BAB I.pdf

Download (255kB)
[thumbnail of 3. BAB II.pdf] Text
3. BAB II.pdf

Download (241kB)
[thumbnail of 4. BAB III.pdf] Text
4. BAB III.pdf

Download (616kB)
[thumbnail of 5. BAB IV.pdf] Text
5. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (264kB) | Request a copy
[thumbnail of 6. BAB V.pdf] Text
6. BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (116kB) | Request a copy
[thumbnail of 7. Daftar Pustaka.pdf] Text
7. Daftar Pustaka.pdf

Download (148kB)
[thumbnail of 8. Curriculum Vitae.pdf] Text
8. Curriculum Vitae.pdf
Restricted to Registered users only

Download (93kB) | Request a copy

Abstract

Pembebasan Baitul Maqdis merupakan peristiwa yang menjadi pembahasan utama
dalam dunia Islam hingga saat ini. Sekian banyak penelitian tentang Baitul Maqdis
berporos pada kajian sejarah, dan politik. Tema ini penting untuk dibahas dari sudut
pandang tafsir al-Qur’an mengingat sekian banyak ayat berkaitan dengan Baitul
Maqdis. Asy-Sya’rawi adalah mufassir kontemporer yang berasal dari Mesir, beliau
adalah satu-satunya ulama yang mendukung penuh atas kebijakan Presiden Mesir,
Jamal Abdul Naser yang menentang dominasi Israel atas Palestina. Pandangan
Sya’rawi ini diharapkan dapat ditelaah dalam penafsirannya terhadap ayat-ayat
pembebasan Baitul Maqdis.
Penelitian ini merupakan penelitian pustaka dengan pendekatan maudhȗ’î, dan
fokus pada penafsiran Asy-Sya’rawi tentang ayat-ayat pembebasan Baitul Maqdis
dalam kitab Tafsîr Asy-Sya’râwî, serta relevansinya dalam konteks kekinian. Hasil
Analisa yang didapatkan dari penafsiran ayat-ayat pembebasan Baitul Maqdis dari
penjajahan kaum jabbarin dan kaum Jalut adalah; Pertama Asy-Sya’rawi
menafsirkan perintah pembebasan Baitul Maqdis pada masa Musa as adalah
kehendak syari'at yang hanya dapat dilaksanakan dengan ketaatan dan keimanan;
Bani Israil menolak perintah tersebut; Penaklukan Baitul Maqdis oleh Bani Israil
terjadi 40 tahun setelah hukuman atas pelanggaran mereka di bawah kepemimpinan
Yusya' bin Nun, dan pada masa raja Thalut.
Kedua; Implementasi penafsiran Asy-Sya’rawi atas ayat-ayat pembebasan Baitul
Maqdis dari penjajahan dalam konteks kekinian adalah; perintah pembebasan
Baitul Maqdis merupakan seruan bagi seluruh kaum Muslim; Banyak umat Islam
peduli pada pembebasan Baitul Maqdis, tapi kurang efektif, karena meninggalkan
konsep “hamba Allah”; kekuatan iman, taqwa, ilmu dan tubuh adalah karakter
generasi pembebas Baitul Maqdis.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Pembebasan Baitul Maqdis, Muhammad Mutawalli Asy-Sya’rawi.
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Humaniora > S1 - Ilmu Al-Qur`an dan Tafsir
Depositing User: S.I.P Joko Riyanto
Date Deposited: 03 Feb 2026 06:31
Last Modified: 12 Feb 2026 03:11
URI: https://repositori.stiqisykarima.ac.id/id/eprint/101

Actions (login required)

View Item
View Item