Navrel, Zerada (2023) Ad-Dakhil Dalam Kisah Al-Qur'an (Studi Kasus Novel Maryam Bunda Suci Sang Nabi Karya Sibel Eraslan). Diploma thesis, STIQ Isy Karima.
1. Cover.pdf
Download (1MB)
2. BAB I.pdf
Download (458kB)
3. BAB II.pdf
Download (611kB)
4. BAB III.pdf
Download (628kB)
5. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (761kB) | Request a copy
6. BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (268kB) | Request a copy
7. Daftar Pustaka.pdf
Download (308kB)
8. Lampiran.pdf
Restricted to Registered users only
Download (163kB) | Request a copy
Abstract
Dewasa ini kisah yang disampaikan dengan bahasa yang indah dan alur yang
menarik mendapat antusiasme tinggi. Sehingga diperlukan kajian mengenai
perkembangan ad-dakhîl yang tidak saja dilakukan dalam kitab-kitab tafsir karya
ulama islam, namun juga buku-buku lainnya baik buku ilmiah ataupun tidak, hingga
kajian ad-dakhîl dalam buku fiksi. Salah satu contohnya adalah Novel Maryam
Bunda Suci Sang Nabi karya Sibel Eraslan. Tidak hanya isrâîliyyat, Sibel Eraslan
juga menambahkan tokoh fiktif yang berinteraksi langsung dengan Maryam,
membuat pembaca bingung membedakan mana cerita fiktif dan mana cerita asli
yang sesuai dengan sejarah. Maka diperlukan adanya analisa yang akan
membedakan kisah Maryam pada Novel Maryam Bunda Suci Sang Nabi yang
sesuai dengan al-Qur’an dan yang kurang sesuai.
Kajian ini berfokus pada kisah Maryam dalam Novel Maryam Bunda Suci Sang
Nabi karya Sibel Eraslan serta analisa bentuk ad-dakhîl didalamnya. Penelitian ini
berbasis kajian kepustakaan (library research) yang menggunakan metode
dokumentasi dalam pengumpulan data, dan dengan pendekatan maudhȗ’î dalam penganalisaan.
Hasil kajian ini menunjukkan bahwa kisah Maryam pada novel ini bisa
dikategorikan menjadi enam bagian. Adapun bentuk ad-dakhîl kisah Maryam yang
penulis temukan dalam Novel Maryam Bunda Suci Sang Nabi karya Sibel Eraslan
adalah ad-dakhîl dalam bentuk cerita isrâîliyyat, yakni cerita mengenai tokoh Yusuf
an-Najjar. Selain itu terdapat cerita-cerita yang belum dapat penulis temukan
kebenaran rujukannya, seperti; cerita Maryam yang terjaga dari barang haram dan
dapat berbicara dengan hewan, Maryam yang selalu bersedia mendatangi rumah-rumah orang
yang membutuhkan bantuannya, Maryam yang sembunyi-sembunyi
mengikuti salat bersama dengan para alim, hingga hukuman rajam yang dijatuhkan
kepada Nabi Zakaria dan Maryam. Namun secara keseluruhan, Sibel Eraslan
menggunakan sumber-sumber yang bisa dipertanggung jawabkan kebenarannya
dan sesuai dengan pendapat para ulama tafsir pada sebagian besar cerita Maryam
di dalam novel ini. Tidak ada satupun dari cerita israiliiyat di novel ini yang
mengandung penghinaan terhadap agama, maka statusnya adalah tambahan
informasi yang ditawaqqufkan (didiamkan).
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | ad-Dakhîl, Maryam, Sibel Eraslan |
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Humaniora > S1 - Ilmu Al-Qur`an dan Tafsir |
| Depositing User: | S.I.P Joko Riyanto |
| Date Deposited: | 04 Feb 2026 06:57 |
| Last Modified: | 12 Feb 2026 03:30 |
| URI: | https://repositori.stiqisykarima.ac.id/id/eprint/109 |
