'Ulumy, Novia Fahimatul (2023) Implementasi Literasi Dalam Al-Qur'an Perspektif Tafsir Nusantara. Diploma thesis, STIQ Isy Karima.
1. Cover.pdf
Download (1MB)
2. BAB I.pdf
Download (317kB)
3. BAB II.pdf
Download (478kB)
4. BAB III.pdf
Download (534kB)
5. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (261kB) | Request a copy
6. BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (167kB) | Request a copy
7. Daftar Pustaka.pdf
Download (179kB)
Abstract
Literasi merupakan kemampuan membaca dan menulis seseorang yang akhirnya
mampu membuat seseorang melakukan sesuatu berdasarkan pemahamannya
terhadap isi bacaan tersebut untuk kecakapan hidup. Berdasarkan data survei
UNESCO tahun 2016 menyebutkan, minat baca bangsa Indonesia adalah 0,001
%, artinya dari 1.000 orang Indonesia, hanya ada 1 orang yang memiliki minat
baca. Rendahnya literasi di Indonesia melatar belakangi penelitian ini. Adapun
alasan pemilihan kitab tafsir Nusantara (Tafsir al-Misbah, Tafsir al-Azhar dan
Tafsir an-Nûr) karena kitab tafsir tersebut merupakan kitab tafsir periode modern
yang populer, menggunakan Bahasa Nasional Indonesia, dan mudah dipahami.
Penelitian ini bertujuan untuk menggali literasi yang terdapat di dalam al-Qur’an
dan implementasinya sebagai upaya mensyiarkan pilar dasar peradaban Islam
yaitu Iqra` dan Qalam, serta menumbuhkan kembali semangat literasi bagi
Bangsa Indonesia. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kepustakaan (library
research) yang menggunakan metode dokumentasi dalam pengumpulan data, dan
metode deskriptif-analitik dalam menganalisa data dengan pendekatan maudhu’i
(tematik).
Hasil penelitian dari penafsiran ayat-ayat literasi dalam al-Qur’an perspektif tafsir
Nusantara dikategorikan dalam tema berikut: Qira`ah, berisi perintah untuk
membaca, meniatkan membaca karena Allah dan memohon perlindungan kepada-Nya,
serta motivasi mengulang-ulang bacaan. Qalam, berisi pengertian bahwa
qalam merupakan bentuk pengajaran Allah dan motivasi untuk menulis
menggunakan qalam. Kitabah, berisi pengertian bahwa al-Qur’an kitab suci yang
terpercaya (yaitu tidak ada keraguan di dalamnya) dan petunjuk bagi orang-orang
bertaqwa, perlunya belajar tulis-menulis dalam bab muamalah, serta tidak boleh
membuat suatu kebohongan tentang ilmu. Dan ummiy, berisi pengertian bahwa
ummiy merupakan sebutan bagi orang yang tidak bisa membaca dan menulis.
Adapun implementasi literasi dalam al-Qur’an perspektif tafsir Nusantara dapat
diimplementasikan dalam lima hal, yaitu: pembiasaan membaca, mengulangulang bacaan,
mengungkapkan pikiran dengan qalam, mempelajari tulis-menulis
surat perjanjian, dan membentuk komunitas yang literat
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Implementasi, Literasi, Tafsir Nusantara |
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Humaniora > S1 - Ilmu Al-Qur`an dan Tafsir |
| Depositing User: | S.I.P Joko Riyanto |
| Date Deposited: | 04 Feb 2026 07:29 |
| Last Modified: | 12 Feb 2026 03:33 |
| URI: | https://repositori.stiqisykarima.ac.id/id/eprint/111 |
