A'izzah, Zahratul (2023) Studi Penafsiran Lafadz Al-Jahl Dalam Tafsir Asy-Sya'rawi. Diploma thesis, STIQ Isy Karima.
1. Cover.pdf
Download (705kB)
2. BAB I.pdf
Download (408kB)
3. BAB II.pdf
Download (251kB)
4. BAB III.pdf
Download (448kB)
5. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (350kB) | Request a copy
6. BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (74kB) | Request a copy
7. Daftar Pustaka.pdf
Download (158kB)
Abstract
Jika kita melihat masalah umat yang sangat kompleks saat ini salah satunya yaitu
memerangi kebodohan. Namun barangkali masyarakat tidak dapat
mengidentifikasi siapa seharusnya yang disebut bodoh. Karena kurangnya
pengetahuan tentang bagaimana gambaran orang bodoh yang sebenarnya.
Hadirnya orang-orang bodoh di sekitar kita tidak seharusnya kita remehkan, ini
merupakan problematika umat, kita harus mengetahui dan dapat mengidentifikasi
siapa yang seharusnya kita sebut orang bodoh untuk mencegah dan mengobati
kebodohan yang di alami ummat saat ini. Kebodohan ini merupakan pangkal
keburukan dan tempat terbit dari segala mudarat. Adapun untuk memahami ayat-ayat
yang membahas tentang Jahl dalam hal makna dan hikmahnya, penulis
merujuk kepada Tafsir Asy-Sya’rawi. Pemilihan tafsir ini karena Asy-Sya’rawi
merupakan salah satu mufassir yang dikenal di zaman kontemporer. Ia terkenal
sebagai sosok mufassir yang memiliki kemampuan untuk menginterpretasikan
masalah agama dengan sangat mudah dan sederhana. Maka dari itu penilitian ini
bertujuan (1) untuk mengetahui penafsiran lafadz Al-Jahl dalam Tafsir AsySya’rawi
(2) untuk mengetahu penanggulangan Al-Jahl dalam Tafsir AsySya’rawi.
Penelitian ini menggunakan teknik dokumentasi, yaitu memperoleh data dengan
cara menganalisa, temuan-ketemuan dari sumber primer dan sekunder, Jenis
penelitian ini adalah library research atau penelitian kepustakaan, dengan
menggunakan metode tafsir tematik, peneliti berusaha menggambarkan objek
penelitian yaitu penafsiran Al-Jahl dalam Tafsir Asy-Sya’rawi.
Al-Jahl dalam Tafsir Asy-Sya’rawi bukannya memiliki arti tidak adanya ilmu akan
tetapi orang yang jahl yaitu orang yang mengetahui sesuatu perkara tetapi
pengetahuannya bertentangan dengan kebenaran serta keras kepala terhadap
perkara tersebut. Dan klasifikasi Al-Jahl terdiri dari; (1) menyekutukan Allah, (2)
lupa ataupun lalai, (3)mengetahui suatu ilmu dengan pemahaman yang
menyelisihi kebenaran, (4)mengingkari kekuasaan Allah, (5)Larangan untuk
menjadikan orang-orang jahl sebagai panutan, menjadikan mereka tempat mencari
solusi dan nasehat. Penanggulangan al-jahl di dalam tafsir asy-sya’rawi (1)
Memperkokoh iman (2) Memperdalam ilmu agama dengan pemahaman yang
benar (3) Menjahui Perilaku Jahl (4) Menelaah kembali informasi yang di dapat
(5) Menghindari perbuatan dzolim (6) Memperindah Akhlaq dan Adab (7)
Menuntut Ilmu dengan Ittiba’ Rasulullah.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Al-Jahl, Tafsir Asy-Sya’rawi, Penanggulangan |
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Humaniora > S1 - Ilmu Al-Qur`an dan Tafsir |
| Depositing User: | S.I.P Joko Riyanto |
| Date Deposited: | 10 Feb 2026 05:02 |
| Last Modified: | 12 Feb 2026 04:03 |
| URI: | https://repositori.stiqisykarima.ac.id/id/eprint/133 |
