Studi Penafsiran Dzurriyyat Perspektif Kitab Tafsir Asy-Sya'rawi

Santoso, Muhammad (2022) Studi Penafsiran Dzurriyyat Perspektif Kitab Tafsir Asy-Sya'rawi. Diploma thesis, STIQ Isy Karima.

[thumbnail of 1. Cover.pdf] Text
1. Cover.pdf

Download (383kB)
[thumbnail of 2. BAB I.pdf] Text
2. BAB I.pdf

Download (185kB)
[thumbnail of 3. BAB II.pdf] Text
3. BAB II.pdf

Download (191kB)
[thumbnail of 4. BAB III.pdf] Text
4. BAB III.pdf

Download (456kB)
[thumbnail of 5. BAB IV.pdf] Text
5. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (227kB) | Request a copy
[thumbnail of 6. BAB V.pdf] Text
6. BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (88kB) | Request a copy
[thumbnail of 7. Daftar Pustaka.pdf] Text
7. Daftar Pustaka.pdf

Download (90kB)

Abstract

Al-Qur’an telah menyebutkan lafazh dzurriyyat sebanyak 29 ayat dalam 19 surat, dzurriyat bermakna anak-cucu keturunan, dan ini mengindikasikan dzurriyyat ada penekanan tentang pembahasan dzurriyyat, makna dzurriyyat ialah anak cucu keturunan yang memiliki akhlak yang baik, patuh, berserah diri kepada allah, berbakti kepada orangtua dan senantiasa menjadi penyejuk hati, dan dengan merujuk beberapa kitab tafsir salah satunya kitab tafsir asy-Sya’rawi yang memiliki pengaruh yang penting dan memberikan kontribusi yang banyak.
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kepustakaan (library research), metode pengumpulan data yang digunakan dalam skripsi ini adalah metode dokumentasi, metode analisa data menggunakan tematik tokoh yang digagas oleh Abdul Mustaqim. Adapun sumber primernya adalah kitab tafsir Asy-Sya’rawi, sedangkan sumber sekundernya adalah artikel, jurnal, skripsi kitab kitab tafsir yang releval dengan tema yang di bahas.

Lafazh Dzurriyyat dalam tafsir asy-Sya’rawi dibagi menjadi 2 bagian. Pertama, dzurriyatan thayyibatan yaitu tunduk dan patuh terhadap semua perintah Allah dan rasul-Nya, beriman, gemar berbuat kebaikan, penyejuk hati bagi kedua orang tuanya dan masyarakat disekelilingnya. Kedua, dzurriyyatan dhi’āfan (keturunan yang lemah) yaitu tidak tunduk dan patuh atas perintah dan larangan Allah melakukan kedzaliman terhadap diri mereka sendiri dan suka berbuat kefasikan, durhaka terhadap orang tuanya yang tidak menjadi penyejuk hati bagi kedua orang tuanya.

Implementasi lafazh dzurriyyat dalam kehidupan sehari-hari adalah menjaga keturunan yan shaleh dan shalehah, menjadi do’a dalam keseharian, berpegang teguh pada apa yang diperintahkan Allah dalam rukun iman, dan memuliakan keturunan Rasulullah shallallahu alaihi wasallam.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Lafazh Dzurriyyat, tafsir asy-Sya’rawi
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Humaniora > S1 - Ilmu Al-Qur`an dan Tafsir
Depositing User: S.I.P Joko Riyanto
Date Deposited: 15 Feb 2026 03:29
Last Modified: 15 Feb 2026 03:33
URI: https://repositori.stiqisykarima.ac.id/id/eprint/136

Actions (login required)

View Item
View Item