Studi Penafsiran Makna Tabarruj Dalam Tafsir Ath-Thabari Dan Al-Jami’ Li Ahkam Al-Qur’an

Sofa, Evi Berliana (2020) Studi Penafsiran Makna Tabarruj Dalam Tafsir Ath-Thabari Dan Al-Jami’ Li Ahkam Al-Qur’an. Diploma thesis, STIQ Isy Karima.

[thumbnail of 1. Cover.pdf] Text
1. Cover.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of 2. BAB I.pdf] Text
2. BAB I.pdf

Download (480kB)
[thumbnail of 3. BAB II.pdf] Text
3. BAB II.pdf

Download (309kB)
[thumbnail of 4. BAB III.pdf] Text
4. BAB III.pdf

Download (553kB)
[thumbnail of 5. BAB IV.pdf] Text
5. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (383kB) | Request a copy
[thumbnail of 6. BAB V.pdf] Text
6. BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (126kB) | Request a copy
[thumbnail of 7. Daftar Pustaka.pdf] Text
7. Daftar Pustaka.pdf

Download (148kB)

Abstract

Islam datang untuk memuliakan wanita yang mana saat itu masyarakat jâhilîyah
membenci wanita sekaligus tidak menginginkanya. Segala sesuatu yang telah
ditentukan oleh syariat Islam mempunyai kebaikan dan hikmah dibaliknya. Allah
memerintahkan kepada kaum wanita untuk menjaga kehormatan diri (iffah) agar
tidak terjerumus melakukan perkara-perkara yang membuat dirinya terdorong
kepada sifat keji dan menjaga diri dari perbuatan tabarruj yaitu berhias berlebihan
dengan menampakan perhiasan didepan yang bukan muhrim karena sesengguhnya
perbuatan tabarruj itu dilarang dalam agama Islam dan merupakan dosa besar.
Tidak diragukan bahwa keistiqomahan, kebaikan akhlak dan kehormatan diri
wanita menjadi sebabnya kebaikan generasi masyarakat.
Penelitian ini adalah penelitian pustaka (library research). Sumber primernya
adalah Tafsîr ath- Thâbarî dan kitab al Jâmi' Li Ahkâm al- Qur'ân yakni, dalam
membandingkan penafsiran makna tabarruj
Hasil penelitian makna tabarruj berdasarkan kitab Tafsîr ath- Thâbarî ialah
berjalan berlenggak- lenggok. Kemudian menafsirkan tabarruj dalam surat al Ahzab
ayat 33 berdasarkan pandangan ath-Thabari ayat ini merupakan perintah
Allah SWT kepada para istri Nabi Shalallahu 'Alaihi Wassallam saja, sedangkan
menurut Imam al-Qurthubi dalam kitab tafsirnya surat al- Ahzab ayat 33 ini
diperintahkan kepada para istri Nabi Shalallahu 'Alaihi Wassallam sekaligus
kepada kaum wanita lainya dan makna tabarruj adalah terbuka dan nampak oleh
pandangan mata. Keduanya sama-sama menafsirkan jâhilîyah al – 'ula berada
pada masa sebelum Islam.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Tabarruj, Tafsîr ath- Thâbarî, al Jâmi' Li Ahkâm al- Qur'ân
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Humaniora > S1 - Ilmu Al-Qur`an dan Tafsir
Depositing User: S.I.P Joko Riyanto
Date Deposited: 04 Mar 2026 02:58
Last Modified: 04 Mar 2026 03:01
URI: https://repositori.stiqisykarima.ac.id/id/eprint/213

Actions (login required)

View Item
View Item