Az-zahrah, Fathimah (2024) Perbandingan Penafsiran Tentang Ta'awun Dalam Al-Qur'an (Studi Komparatif Tafsir Al-Azhar dan Tafsir Al-Misbah). Diploma thesis, STIQ Isy Karima.
1. Cover.pdf
Download (3MB)
2. BAB I.pdf
Download (315kB)
3. BAB II.pdf
Download (241kB)
4. BAB III.pdf
Download (291kB)
5. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Download (379kB) | Request a copy
6. BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Download (151kB) | Request a copy
7. Daftar Pustaka.pdf
Download (154kB)
Abstract
Manusia adalah makhluk individu dan sosial. Sebagai makhluk individu ia
bertanggung jawab atas dirinya sendiri. Sedangkan sebagai makhluk sosial, ia akan
senantiasa berhubungan dengan manusia di sekitarnya. Hubungan ini akan
menuntut adanya kerja sama diantara mereka sehingga dapat tercapai kehidupan
sosial yang baik. Kerja sama atau tolong-menolong ini disebut juga dengan
Ta’awun. Penulis memilih Tafsir Al-Azhar dan Tafsir Al-Misbah sebagai objek
penelitian adalah karena keduanya memiliki corak sosial kemasyarakatan yang
berada di Indonesia. Penelitian ini akan membahas tentang penafsiran Ta’awun,
serta persamaan dan perbedaan penafsiran Ta’awun dalam al-Qur’an menurut Tafsir
Al-Azhar dan Tafsir Al-Misbah.
Jenis penelitian ini termasuk ke dalam penelitian kepustakaan atau library research.
Sumber data primer yang digunakan adalah Tafsir Al-Azhar dan Tafsir Al-Misbah.
Sumber data sekundernya berupa berbagai literatur karya penulis kedua tafsir yakni
Hamka dan Quraish Shihab, serta berbagai literatur yang berhubungan dengan
Ta’awun. Teknik pengumpulan data penelitian ini yakni dengan dokumentasi.
Metode Analisa data yang digunakan yakni deskriptif analisis, dan metode
muqarrin.
Hasil penelitian ini dieroleh bahwa Hamka dan Quraish Shihab menjelaskan
tentang pengertian Ta’awun yakni perilaku tolong-menolong yang didasarkan oleh
ketakwaan, dilakukan dalam rangka kebaikan, bukan dalam rangka dosa dan
pelanggaran. Ta’awun dapat diimplikasikan dalam kehidupan diantaranya;
melakukan kerja sama dengan orang lain, melibatkan partisipasi masyarakat dalam
tegaknya pemerintahan, saling bahu-membahu dalam melawan keburukan,
berupaya menguatkan ukhuwwah islamiyyah, dan mendamaikan dua pihak yang
berselisih. Berbagai manfaat akan diperoleh jika Ta’awun dapat diimplikasikan.
Persamaan penafsiran kedua kitab tafsir yakni tidak banyak perbedaan dalam narasi
dan rujukan ayat. Hanya satu pembahasan yang menggunakan rujukan ayat yang
berbeda. Perbedaan lain, terkadang pendekatan yang digunakan dalam menafsirkan
ayat dan penekanan pembahasan keduanya berbeda.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Ta’awun, Tafsir Al-Azhar, Tafsir Al-Misbah |
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Humaniora > S1 - Ilmu Al-Qur`an dan Tafsir |
| Depositing User: | S.I.P Joko Riyanto |
| Date Deposited: | 31 Jan 2026 04:37 |
| Last Modified: | 12 Feb 2026 02:56 |
| URI: | https://repositori.stiqisykarima.ac.id/id/eprint/63 |
